Skip to main content

Posts

Doa (Beasiswa Serbia) yang direstui-Nya

"Kamu harus terjun dan jadi basah untuk tahu air, bukan cuma nonton di pinggir dan berharap kecipratan."- Dee Lestari Yaaa. Dream is just a dream. Mewujudkannya atau tidak, itu pilihannya. Dari sebuah alasan yang secara tidak sengaja membawaku pada mimpi yang sebelumnya mustahil buatku. Lihat! Aku sudah disini. Masih melangkah pada bilangan 0 di dalam mimpi yang sesungguhnya. Dan tahukah kamu? yang aku lihat sebelumnya hanya di dalam angan dan bayangnya mimpi. Aku menikmati setiap hitungan langkah kehidupan sekarang, seperti hitungan 1 2 dan 3. Aku menikmatinyaaa... selalu menikmatinya. Selalu ada yang baru yang aku temukan, dan harus terbiasa dengannya. Kalau bukan karena penolakan berkali kali itu, aku tidak akan pernah tahu bagaimana rasanya berusaha. Tuhan memang baik. Mengajakku untuk mendewasa, bukan ke-putus-asa-an. Memberi tahukan aku dengan kehangatan akan pentingnya hidup untuk belajar. Membuka lebar mata melihat dunia, bukan hanya menikmati masa muda yang tan...

Tepat sebulan, tepat berulang tahun.

Selamat Ulang Tahun untuk diriku sendiri. Semogaaa kamu semakin bersahabat dengan dirimu sendiri. Sehat selalu. Panjang umur. Dan semakin dekat dengan-Nya. Tepat sebulan, tepat berulang tahun. Dimulai dari 05 januari lalu, aku pindah pada tempat yang jauhnya ribuan km dari kampung asliku, Indonesia. Jauh dari keluargaku, dan sahabatku. 05 02 2017, berbeda dari 05 02 sebelumnya. Hari ini ulang tahunku, juga sebulanku di Avala dekat dengan kota Belgrade, Serbia. Banyak cerita, banyak kenangan yang kulalui sebulan ini. Banyak harapan dan cerita lanjutan yang akan dilalui berbulan bulan ke depan. Aku masih tetap sama, sebagai Anis yang kamu kenal. Bertemu kamu, keluarga baruku merupakan suatu kebahagiaan terbesarku. Serbia. Hmmm? Tidak ada sedikit pun hal yang terlintas di kepalaku tentangnya sebelumnya. Namun, kini Serbia menjadi rumah keduaku. Negara yang diam diam Allah persiapkan sebagai kado ulang tahunku. Alhamdulillah. Terimakasih Ya Allah. Engkau tahu segalan...

Aku diwawancarai GOOGLE

07 Juni 2016 It started from Facebook. Sekedar isi Biodata di kolom komentar. Tiga hari setelahnya (10 Juni 2016), ada pesan masuk di WhatsApp dari seseorang. --------------------------------------------------------------------------------------------------- Aku disuruh isi form untuk seleksi interview bersama Google. Sekian hari berlalu... Menunggu kabar, sampai akhirnya aku lupa sendiri pernah mengisi form tersebut. Mungkin karena aku tidak sabaran untuk menunggu. Bayangan negatif pun dengan gegasnya muncul menyampaikan pendapatnya. 'Kamu gagal. Kamu tidak terpilih.' Ya, dia bilang seperti itu, sedangkan aku masih belum menerima kabar kepastian antara iya ataupun tidak. Entah jawabannya apa, aku tetap menerima pendapat itu. 'Sudah lupakan, Nis. Siapalah aku ini? Menulis pun masih bisa hitungan jari.' - sisi pesimisku muncul, tak mau tertinggal dari bayangan tadi. 17 Juni 2016 Tung! Pesan masuk. 'Anis' 'Apa ini? Dari kakak itu l...

Happy Birthday, Mamah. ❤

Teruntuk mamahku. 'Selamat Ulang Tahun, mah.' Dari anakmu yang ketiga, juga anak perempuan nomor tigamu. Dan aku suka angka 3. Terimakasihku mungkin tidak akan pernah cukup. Aku pun tetap ingin berterimakasih atas ketulusanmu dari aku masih dikandunganmu sampai aku di usia 20th seperti sekarang ini. Maafku mungkin juga tidak akan pernah cukup. Aku pun tetap ingin meminta maaf atas kesalahan yang tidak aku sadari menggoreskan luka di hatimu. Semoga mamah tambah disayang Allah. Panjang umur dan sehat selalu, agar kelak bisa melihatku berdiri sendiri di atas kakiku, melihatku bersama dengan seorang laki-laki yang kamu restui untuk menikahiku. Lalu kamu tersenyum haru bahagia karena ulahku yang tak terduga-duga. Semoga senyummu tidak pernah pudar. Aku selalu ingin kamu bahagia, juga sakinah mawaddah warahmah bersama bapak. Ridhoi aku dalam perjalananku untuk menjadi perempuan yang baik, bahkan aku berharap menjadi perempuan yang namanya disebutkan di Al-Qur...

Double Cici. ๐Ÿ’ž๐Ÿ’–

Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, tidak menzaliminya & tidak mengecewakannya (membiarkannya menderita) & tidak merusaknya (kehormatan & nama baiknya). (HR. Muslim) Dua perempuan kesayangan. Insya Allah kesayangan Allah juga.  Berharap kita tetap sama, menggenggam satu sama lainnya. Mencari jalan untuk terus mendekati-Nya. Tanpa kenal lelah untuk saling mengingatkan tentang-Nya.  Satu hal yang paling berkesan... Sesi diskusi bersama tanpa adanya gosip semata, yang ujungnya menghasilkan pohon pertanyaan. Pertanyaan yang harusnya dipertanyakan.  Kita adalah satu yang sama. Sama-sama harus saling menjaga. Menjaga dari hal-hal yang tidak kita suka.  Seorang mukmin adalah cermin bagi mukmin lainnya. Apabila melihat aib padanya dia segera memperbaikinya. (HR. Bukhari) Ada yang aku pinta pada Allah yang Maha Segalanya.  'Ya Allah, jagalah persahabatan kita, juga orang yang aku sayang. Biarkan aku dan mereka merai...

[Kultwit] Persiapan #Nikah (@salimafillah)

1. Dalam isyarat Nabi tentang #Nikah, ialah sunnah teranjur nan memuliakan. Sebuah jalan suci untuk karunia sekaligus ujian cinta-syahwati. 2. Maka #Nikah sebagai ibadah, memerlukan kesiapan & persiapan. Ia tuk yang mampu, bukan sekedar mau. “Ba’ah” adalah parameter kesiapannya. 3. Maka berbahagialah mereka yang ketika hasrat #Nikah hadir bergolak, sibuk mempersiapkan kemampuan, bukan sekedar memperturutkan kemauan. 4. Persiapan #Nikah hendaknya segera membersamai datangnya baligh, sebab makna asal “Ba’ah” dalam hadits itu adalah “Kemampuan seksual.” 5. Imam Asy Syaukani dalam Subulus Salam, Syarh Bulughul Maram menambahkan makna “Ba’ah” yakni: kemampuan memberi mahar & nafkah. #Nikah 6. Mengompromikan “Ba’ah” di makna utama (seksual) & makna tambahan (mahar, nafkah), idealnya anak lelaki segera mandiri saat baligh. #Nikah 7. Jika kesiapan #Nikah diukur dengan “Ba’ah”, maka persiapannya adalah proses perbaikan diri nan tak pernah usai. Ia terus seumur hidup....

Ada Surga di rumahku

Apa arti Bahagia buatmu? Buatku, bahagia itu melihat senyuman dari kedua orang tuaku. Sangat indah ... Sangat menenangkan ... Seperti surga dunia yang aku rasakan. Diskusi dengannya juga menyenangkan, dengan serangkaian nasihat dan canda tentang masa lalunya. Ini adalah waktu yang langka yang aku rasakan. Kesibukan kadang menghalangi untuk mendekatinya. Aku baru rasakan, waktu-waktu bersama mereka adalah yang paling membuatku Bahagia. Ada surga di rumahku yang terlupakan, bahkan sudah larut terabaikan. Surga duniaku adalah berbakti kepadanya. Mereka berdua yang sangat aku salutkan perjuangannya. Cukuplah aku berkeluh kesah tentangnya. Ada satu hal yang harus diwujudkan, meraih surga yang kekal bersama dua orang yang membuatku merasakan surga dunia.